european

Amadeus Cafe

April 08, 2013

8 Maret 2013


Ini pertama kalinya gue ke Setiabudi Building. Ternyata ini tuh semacem Citos yang mayoritas isinya adalah restoran, tapi ini dalam bentuk bangunan bertingkat. Bangunan ini panjang ke belakang dan kalo ngga salah terdiri dari 3 tingkat. Nggak begitu luas tapi isinya sangat beragam. Mau cari makanan apa ada disini. Indonesia, Thailand, Vietnam, Itali, Western, banyak deh. Karena lokasinya yang di sekitar perkantoran, mayoritas isinya adalah orang kantoran dan bule-bule gitu. Setelah berkeliling dan liat menu yang tertera di depan restoran, kami memutuskan untuk nyoba Amadeus Cafe.

Disini nggak terlalu rame. Pas kami dateng, kalo ga salah cuma ada 2 tempat terisi yang tentunya diisi orang-orang kantoran. Tempatnya remang-remang gitu. Pelayannya cukup tanggap melayani, mungkin karena nggak rame juga.

Gue cukup bingung milih menunya. Meskipun cukup beragam, tapi nggak ada yang membangkitkan selera gue dan menunya nggak banyak yang unik. Pasta, pizza, steak, Indonesian food, so ordinary. Menu yang menurut gue lumayan menarik adalah Chicken Breast a la Sebastian (80k). 

Chicken Breast a la Sebastian (80k)
Ini adalah daging dada ayam yang dipanggang lalu dicampur saus mushroom + paprika. Disajikan dengan buttered parsley potatoes. Rasanya lumayan enaak.

Akhirnya gue memesan Wiener Schnitzel (80k).

Wiener Schnitzel (80k)

Cucumber Sour Cream Salad
Ini adalah salah satu menu Austria, yaitu daging tenderloin yang digoreng menggunakan tepung roti. Cukup unik. Gue baru nemu sih tenderloin ditepungin gini. Menu ini disajikan dengan buttered parsley potatoes dan cucumber sour cream salad. Jadi itu timun diparut dan dikasih sour cream gitu. Rasa makanan ini biasa aja.. Tepungnya cukup berbumbu sih, tapi ya asin aja gitu kayak schnitzel biasa. Dagingnya nggak juicy.


Avocado Yoghurt Smoothies (38k)
Untuk minumnya gue pesen Avocado Yoghurt Smoothies (38k). Gue penasaran dengan minuman ini karena jarang banget nemu avocado smoothies. Apalagi dicampur yoghurt. Nggak kebayang rasa alpukat dicampur yoghurt bakal gimana. Bayangan gue minuman ini bakal manis-asem seger gitu. Ternyataaaa minuman ini hambar banget! Alpukatnya nggak kerasa, apalagi asem yoghurtnya! Sama sekali nggak terasa. Kentel sih iya kentel banget. Tapi rasanya no no.


Chocolate Volcano Melt (52k)
Sebagai penutup, kami pesan Chocolate Volcano Melt (52k). Untuk menyajikan dessert ini, dibutuhkan waktu sekitar 20 menit. Menu ini adalah cake coklat yang nggak manis, yang di dalamnya (seharusnya) ada melted chocolate dan disajikan dengan es krim vanila dan potongan stroberi. Sayang sekaliiii lagi-lagi wujud makanan ini nggak seperti judulnya. Coklat di dalem cakenya nggak melt ketika dipotong. Menghancurkan nama volcano meltnya. Kalo es krimnya enak sih, tapi cepet banget cair. Keliatan kan dari fotonya? Atau memang es krimnya harusnya gitu? Dengan harga mahal namun kualitasnya kayak gitu, menu ini sangat mengecewakan gue.

Come back to this place? I don't think so.



Amadeus The Cafe
Setiabudi One, Floor One, Unit A215-216
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 62
Jakarta Selatan
(021) 5210543
http://www.amadeus-cafe.com

You Might Also Like

0 comments