caredu

(Unofficially) Sarjana!

August 09, 2015

Meanwhile di beberapa kampus atau fakultas udah mulai menerapkan beberapa opsi untuk lulus, kampus gue masih mewajibkan penyusunan skripsi sebagai salah satu syarat kelulusan. Sebenernya bikin skripsi itu menurut gue ga sesulit dan se-time-consuming itu* (syarat dan ketentuan berlaku). Lo akan punya banyak waktu luang untuk melakukan aktivitas lain, bahkan sempet untuk magang atau kerja juga kok. Gue ngerasa semester 8 ini kayak liburan. Banyak banget waktu kosongnya! Alhasil kerjaan gue malah santai-santai, jalan-jalan, hang out, dan cenderung ga produktif dibandingkan saat gue sibuk. Gue pun harus menyibukkan diri supaya bisa tetep produktif. Oleh karena itu gue ambil kesempatan magang.

*Syarat dan Ketentuan
-Topik ga terlalu sulit dan/atau sesuai minat --- Implikasinya pada pencarian literatur dan motivasi untuk mengerjakan
-Dosen pembimbing enak dan kooperatif
-Selama kuliah belajar yang bener supaya bisa mengintegrasikan ilmu-ilmu yang didapat
-Memahami MetPenStat baik yang udah dipelajari di kelas dan mau mempelajari yang tidak dipelajari di kelas
-Dll.

Hal yang sulit dari nyusun skripsi itu adalah ngelawan malesnya. Bener-bener suuulit banget apalagi kalo lagi demot. Kalo lagi semangat sih progresif banget, bahkan gue bisa menyelesaikan 1 bab dalam sehari. Ngerjain skripsi itu ada masanya, ada masa-masa produktif dan semangat banget, dan ada masanya males dan demot banget ngerjain. Di awal-awal gue semangat banget. Ketika temen-temen masih berkutat dengan latar belakang, gue udah ngerjain bab 3. Tapi abis itu demot dan ga nyentuh skripsi sama sekali selama 2 minggu. Harus maksa diri sendiri untuk mulai lagi. Kalo dikerjain secara produktif dan persisten mah mungkin 3-4 bulan juga bisa selesai sebenernya. Tapi.. Kayaknya agak langka ya yang begitu he he.

Salah satu yang memotivasi untuk segera nyelesaiin skripsi adalah ketika ngeliat temen-temen udah mulai sidang satu persatu.

Fitria Umami, S.Psi
Annida Anastiani, S.Psi
Tita Miasari, S.Sos
Faisal Meinaldy, S.Psi
Neysa Nadia L., S.Psi
Devina Indah C., S.Psi

Setelah kurang lebih 5-6 bulan berjibaku dengan yang namanya s-k-r-i-p-s-i, akhirnya di awal Juni gue berhasil menyelesaikan skripsi dan diizinkan sidang! Saat itu gue agak ngebut di akhir karena ngejar sidang sebelum puasa. Berkat ngelobi sama dosen pembimbing, gue dikasih dosen penguji yang baik hati <3 Alhamdulillah sidang pun berjalan lancar :)

Arvidyani Anindita, S.Psi
16.06.2015

Thank you for coming & also the gifts! <3<3

My first flower bouquets
3D Graduation Greeting
Tau aja ku senang makan :3
Ceritanya sekalian birthday cake




Sidang itu gak seserem yang mahasiswa bayangkan kok. Suasananya santai (katanya sih emang dosen-dosen itu diinstruksikan untuk tidak membuat suasana menjadi tegang). Kalo menurut dosen pembimbing gue, sebenernya saat sidang itu dosen penguji ingin memberikan feedback untuk kita, cuma nggak langsung to the point ngasih tau harusnya ABC tapi lewat pertanyaan-pertanyaan yang mengarahkan pikiran kita menuju satu jawaban. Bisa juga dosen tersebut nanya karena emang tulisan kita belum jelas maksudnya, atau yang lebih advance lagi dosen tersebut akan men-challenge kita untuk tau sejauh mana pemahaman kita. Tapi mostly untuk ngasih feedback sih.

Dan nggak perlu secemas itu nggak lulus, karena (lagi-lagi) kata dosbing gue, ketika sidang sebenarnya kita punya beberapa proteksi. Pertama, ketika kita udah diizinkan sidang, berarti skripsi kita memang sudah layak dan kita dianggap siap. Kedua, dosen pembimbing kan nemenin pas sidang dan ia boleh membantu jawab kalo mahasiswanya udah stuck banget (tapi tetep lebih baik tidak dibantu dosbing), dan ketiga, ada waktu untuk dosen penguji dan pembimbing berdiskusi mengenai performa kita baik selama sidang maupun saat proses penyusunan skripsi.

Lalu apa yang gue lakukan setelah selesai sidang? Ngurusin administrasi untuk yudisium dan wisuda, cari kerja, dan dateng ke sidang temen-temen lain seperti di bawah ini :) Kebanyakan sidang mereka ini numpuk di satu hari, jadi abis dari sidang si ini gue ke si itu, lalu ke si ono. Sayangnya ada beberapa sidang yang ga bisa gue hadiri :( But still, congrats ya guys! Ikut senang atas sidang kalian semua <3

Andina, S.Psi

Kirana Andyan, S.Psi
Agnes Veronica C., S.Psi
Dila F. Rulevy, S.Psi
Hasna Nadira, S.Psi
Stripes on Nana's Day
Tsalitsa Haura S., S.Psi
Hadawiyah, S.Hum
Winnie Aisha, S.Sos
Annisa Listyani, S.Psi & Muna Namira, S.Psi
Muhammad Kautsar R., S.Psi
Fasya Fauzani, S.Psi
Bunga-bunga on Fasya's Day

Juga datang ke sidang rekan-rekan sepayung Generasi Y (Jadi kalo di Psiko itu ada yang namanya payung penelitian. Intinya beberapa mahasiswa dengan topik besar yang sama, dibimbing oleh dosen yang sama, tapi ngerjainnya mah tetep individu).

Inez A. Wardhani, S.Psi
Shirin Istikhara, S.Psi & Sintya Puspitarini, S.Psi
David Aaron, S.Psi
So, what's next? Rencananya gue pengen kerja dalam waktu dekat ini (kalo ada yang punya info lowongan boleh loh kabar-kabarin). Just wait for other stories!!

You Might Also Like

4 comments

  1. Hai mbak Dyani ��
    Salam kenal yaa ��

    Perkenalkan, nama saya Anin ��
    Saya sekarang lagi ngambil Magister Psikologi Profesi bidang PIO. Di saat saya lagi stuck dengan progress tesis saya, terus saya googling pengalaman orang lain tentang gimana tips-tips mengerjakan tugas akhir..

    Pas saya buka blog nya mbak Dyani, jujur saya terinspirasi dengan tulisan Mbak ��. Ketika saya melihat teman-teman saya sudah banyak yang sidang, di situlah saya termotivasi untuk segera menyelesaikan tesis saya ��.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mbak Anin, salam kenal juga yaa. Waah Alhamdulillah kalo tulisanku bisa menginspirasi :") Your comment just made my day <3

      Semangat ya mbak ngerjain tesisnyaa, this too shall pass :) Btw Mbak Anin ambil profesi dimanaa? Aku rencananya tahun depan mau lanjut profesi PIO juga nih mbaak hehe

      Delete
    2. Iyaa makasih buat dukungan nya Mba Dyani 😊

      Aku ambil Profesi PIO di UGM. Waah, sukses yaa kalau tahun depan mau ambil Profesi PIO 😊

      Delete
    3. Iyaa, makasih buat dukungannya mbak Dyani :)
      Ujian profesi HIMPSI kemarin aku majunya kelamaan (daftar ujiannya baru setelah 5 bulan pasca penarikan dari tempat PKPP), jadinya keteteran di tesis

      Btw, aku ambil profesi PIO di UGM




      Delete