life

(Almost) Dead Rose

April 10, 2015

Sekitar seminggu yang lalu di rumah gue ada sebuah bunga mawar merah yang belum terlalu mekar. Mahkotanya pun masih dibungkus plastik. Sehari, dua hari, ditaruh begitu aja di meja makan. Setiap orang yang ngeliat paling hanya bertanya itu mawar darimana. Perlahan mawar merah itu pun mulai layu.

Sekitar dua hari kemudian, adik gue nanya, "Ini bisa dikasih air gak sih?" Mbak gue pun langsung inisiatif ambil gelas, mengisinya dengan air yang lumayan banyak, membuka plastik yang menutup mahkota bunganya, dan menaruh bunga itu di dalam gelas. Gelas berisi bunga itu lalu ditaruh di dapur.

Surprisingly, bunga yang mulai layu dan kelopaknya menghitam itu ternyata "hidup" lagi. Ia mulai berkembang layaknya bunga "normal" dan mulai merekahkan kelopaknya. Semakin hari semakin mekar, meski nggak sempurna karena kelopaknya udah terlanjur menghitam. Setidaknya ia tetap berusaha tumbuh berkembang semampunya.

Mungkin gue yang nggak tau kalo mawar hampir mati itu bisa tumbuh lagi. Mungkin gue aja yang norak. Tapi jujur gue cukup kaget dan amazed ngeliatnya. Mawar yang perlahan mulai mati ternyata bisa merekah lagi.

Dari kejadian sederhana itu gue belajar banget bahwa sesuatu yang kita pikir udah suram, ga memiliki harapan dan masa depan lagi, ternyata masih bisa berkembang.  It just need someone who really cares,  and acts to take care of it.

Hingga detik ini, bunga itu masih di tempat yang sama di dapur. Sempet terpikir untuk mindahin ke ruang makan, tapi gue pikir daripada di ruang makan dianggurin dan ga ada yang peduli, sepertinya lebih baik dia di dapur dan mempercantik ruangan itu. Who knows kalo Mbak gue ternyata seneng juga dengan bunga itu. Oleh karena itu gue biarkan bunga itu tetap pada tempatnya, bersama orang yang mungkin lebih menjaganya. Setiap main ke dapur hati gue pun selalu tersenyum ketika ngeliat bunga itu :)

You Might Also Like

0 comments